Perkuat Ketahanan Pangan Lokal: Pemkab Kutim Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Pengembangan Peternakan Babi di Empat Kecamatan Prioritas
KUTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen serius dalam diversifikasi sumber protein hewani dan penguatan ketahanan pangan lokal dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pengembangan sektor peternakan babi. Program yang berada di bawah pengawasan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim ini bertujuan memperluas basis ekonomi rumah tangga melalui sektor non-ruminansia.
Plt. Kepala Bidang Peternakan DTPHP Kutim, Sudarman, merinci bahwa sekitar Rp1 miliar dari total anggaran telah digunakan untuk pengadaan ratusan ekor bibit babi dengan bobot rata-rata 12–15 kilogram per ekor. Bibit tersebut telah disalurkan kepada kelompok-kelompok peternak di empat kecamatan prioritas: Teluk Pandan, Rantau Pulung, Kaliorang, dan Busang. Pemilihan empat wilayah ini didasarkan pada potensi pasar dan kultur masyarakat yang mendukung.
Sudarman menjelaskan, proses penyaluran bantuan dilakukan secara ketat melalui mekanisme proposal resmi yang memerlukan verifikasi sarana-prasarana, kelayakan kandang, dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola. DTPHP juga menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan penghasilan berkelanjutan bagi peternak. Selain bantuan fisik bibit, pemerintah menyediakan pendampingan teknis, mulai dari manajemen kandang, pola pemberian pakan, hingga pencegahan penyakit, demi memastikan bibit tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat penerima. (ADV)