Dishub Kutim Kaji Opsi Rekayasa untuk Urai Kemacetan Parah di Sangatta
KUTIM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah mempersiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas, termasuk rencana penerapan sistem satu arah di sejumlah titik di Sangatta, dalam upaya mendesak mengatasi kemacetan yang kian parah di jalan-jalan utama kota.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kutim, Abdul Muis, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan, terutama bus karyawan dan kendaraan alat berat, menjadi masalah besar yang harus segera ditangani.
Untuk solusi jangka pendek, Dishub telah menyiapkan dua opsi utama.
Opsi pertama adalah melalui regulasi ketat terhadap operasional bus karyawan, yaitu dengan menerapkan larangan bagi bus-bus tersebut untuk melintasi jalan utama kota atau mengatur jadwal operasionalnya agar tidak berbenturan dengan waktu puncak lalu lintas umum.
Opsi kedua adalah mendorong percepatan penyelesaian masalah lahan pada jalur ring road yang menghubungkan Jalan Pendidikan hingga Soekarno-Hatta. Jalur ini diharapkan dapat menjadi solusi permanen untuk mengalihkan kendaraan berat dan mengurangi kepadatan di pusat kota.
Dishub menegaskan bahwa semua opsi rekayasa lalu lintas ini, termasuk rencana penerapan jalan satu arah, terus dikaji dan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk DPRD dan perusahaan-perusahaan terkait.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas jalan yang tidak dapat diperlebar secara fisik, demi menciptakan kelancaran arus lalu lintas di Sangatta. (ADV)