Akselerasi Generasi Emas: DPPKB Kutim Finalisasi Renstra 2025–2030, Program 'Cap Jempol' Jadi Fondasi Utama
KUTIM - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) telah merampungkan finalisasi Rencana Strategis (Renstra) DPPKB untuk periode 2025 hingga 2030. Dokumen strategis ini difokuskan untuk memperkuat implementasi program unggulan "Cap Jempol Stop Stunting", sebuah inovasi kolaboratif yang bertujuan utama menekan angka stunting dan menangani keluarga berisiko stunting (KRS) di Kutim.
Finalisasi Renstra yang berlangsung selama dua hari ini, Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025), turut melibatkan Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia (PEBS FEB UI) sebagai narasumber.
Plt Sekretaris DPPKB Kutim, BB Partomuan, menjelaskan bahwa Renstra ini sangat krusial sebagai pedoman dalam melaksanakan program-program DPPKB selama lima tahun ke depan. Dokumen ini memastikan bahwa setiap kegiatan yang disusun dapat terukur dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian 50 Program Unggulan Pemkab Kutim.
Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menegaskan pentingnya Renstra ini agar instansinya tidak hanya menyalin program dari tahun-tahun sebelumnya, melainkan menyusun program yang relevan, realistis, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Ia menekankan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama yang erat dari berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga pihak swasta.
Komitmen DPPKB ini juga diperkuat dengan prestasi inovasi "Cap Jempol Stop Stunting" yang berhasil membawa Achmad Junaidi meraih Prestasi Istimewa Peringkat II pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXV Tahun 2025, membuktikan bahwa strategi kolaboratif ini diakui secara nasional. (ADV)