PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau para pembudidaya ikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kualitas air kolam, khususnya pada musim hujan. Imbauan ini terutama ditujukan bagi pembudidaya yang masih menggunakan kolam terpal.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Rozihan Asward, menjelaskan bahwa air hujan yang masuk ke dalam kolam berpotensi memengaruhi suhu dan kualitas air, sehingga dapat berdampak pada kesehatan ikan apabila tidak diantisipasi dengan baik.
“Kolam terpal memang harus mendapat perhatian ekstra. Saat hujan, air hujan pasti masuk ke kolam dan dapat menyebabkan perubahan suhu air, sehingga perlu dilakukan pengawasan secara rutin,” ujar Rozihan saat ditemui di Kantor Diskan PPU, Senin (01/12/2025).
Ia menambahkan, perubahan kualitas air akibat curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan tingkat keasaman air kolam. Oleh karena itu, pembudidaya disarankan untuk melakukan penggantian air secara berkala sesuai dengan kondisi kolam.
“Umumnya penggantian air bisa dilakukan dua minggu sekali, tetapi tetap menyesuaikan dengan kondisi air di kolam masing-masing,” jelasnya.
Selain itu, Rozihan juga menyarankan pembudidaya ikan untuk rutin memantau suhu dan kualitas air menggunakan alat bantu, seperti pH meter, guna memastikan kondisi air tetap aman bagi ikan.
“Air hujan memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi, sehingga pengecekan kualitas air dengan pH meter sangat penting untuk menjaga kesehatan ikan,” pungkasnya. (jdl)